Saling Berbagi Yuks......Masalah teratasi, hati menjadi lega

Minggu, 22 Januari 2012

Sukses itu Enak Mak.....

Ya iyalah Nita. Semua orang juga tahu kok kalau sukses itu enak. Makanya banyak yang memimpikan meraih sukses dalam hidupnya. Tapi tidak semua orang yang bermimpi mampu mewujudkan impiannya. Apakah karena dia hanya berani bermimpi namun tidak berani melangkah. Atau dia mau melangkah, tapi begitu melihat di depannya ada batu dan jalannya berkelok-kelok dia langsung mundur teratur. Atau ada juga yang belum melangkah, tapi mendapat gambaran bahwa jalan menuju sukses itu harus melewati lembah, gunung, berjalan di sisi jurang, maka dia memilih untuk mengubur impiannya itu. Pastinya dengan sejuta alasan yang dibuat masuk akal. Apakah dengan alasan ngak punya modal, ngak ada waktu atau ngak punya kemampuan yang mendukung ke arah sana. Padahal mah belum berusaha maksimal tuh. Sayang ya... Aku mau berbagi cerita sukses Uplineku, Motivatorku, Emak Evi Dewi Ranti. Yang sekarang bertitel Diamond Director yang sudah mendapatkan mobil CRV gratis dan sedang mengejar posisi Executive Diamond Director dan mobil BMW...he..he..he.. semoga lancar jaya ya mak ke posisi yang dituju. Teman-teman tahu ngak, beliau itu sekarang lagi ada di Brazil sedang menghadiri Diamond Conference bersama suaminya tercinta  karena beliau dapat 2 ticket gratis. Asyiknya bisa berhoneymoon gratis dibayarin Oriflame. Ke negara Eksotis tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun karena ticket, penginapan, makan, plus jalan-jalannya ditanggung Oriflame. Asyik kan....Apalagi di sini beliau mendapatkan Prestasi dan di Recognisi di panggung sebagai Fastest Growing Leader ke 8 Se Asia dan Second Activity Old Sales Force 2011 di Asia juga. Kueren banget kan prestasinya emakku ini (eh tepatnya sih eyang uyut uplineku...he..he..he..). Padahal beliau tuh join d'BCN nya belum genap 3 tahun loh. Jangan bayangin mbak Evi sebagai orang yang supel, ramah-tamah, pintar ngomong ama jago jualan loh. Awal ketemu beliau di salah satu training tentang wordpress dari Dini Shanti, aku mempunyai kesan bahwa beliau itu orangnya to the point, tegas, tanpa basa-basi kayak salah satu iklan rokok dan jauh dari sosok humoris atau  hangat (maaf ya mak, tapi emang itulah first impressionku padamu...he..he..he.). Pokoknya mah bukan orang yang tadinya aku fikir bisa jadi teman dekat untuk hahahehe. Tapi aku salah. Sekarang malah dia jdi salah satu upline yang paling enak buat dicurhatin karena kejujuran dan ketegasannya. Selama training pun aku sering curi-curi pandang ke beliau yang datang berdua ama suaminya. Bahkan suaminya terkesan lebih hangat. Tapi itulah kekuatan beliau. Caranya yang luga dalam menjawab pertanyaan2 downlinenya. Penjelasan beliau yang lugas ke kita tanpa basa-basi yang membuat kita kadang tertampar dan harus mikir. Saran-saran beliau yang apa adanya, menguliti kekurangan kita tanpa ingin menjatuhkan mental yang membuat kita jadi tahu dan mau memperbaiki diri. Bahkan beliau itu dulu ketika pertama kali naik panggung yang mengharuskannya memberi kesaksian dan cerita keberhasilannya sampai di suatu posisi (waktu acara oom di Daan Mogot) menunjukkan bahwa beliau bukanlah orang yang senang tampil di depan umum. Tapi berkat fasilitas dan system super canggih dari d'BCN, si emak bisa berhasil dengan cepat mencapai posisi ini. Mau tahu kenapa? Karena mak epih ini jagoan menulis. Dia maksimalkan potensinya disini. Dan dia orang yang punya tekad sangat kuat untuk berhasil dan pantang menyerah. follow upnya dalam bentuk email itu sangat mengena. apa adanya. lugas dan tegas membeberkan bisnis ini dari sisi keuntungan dan hambatan yang mungkin ditemui. Didikan beliau yang keras tapi sangat menyentuh ke leader2nya membuat leader2nya menjadi sangat mandiri. karena mak epih tuh bukan tipical emak yang mau memanjakan dl2nya. Beliau keras, tegas namun sekaligus lembut seperti seorang emak yang penuh kedisiplinan mendidik anaknya untuk menjadi orang yang mandiri dan tegar. Kalau sekarang mah mak epih udah jauh berubah. Udah pintar banget deh ngomongnya, udah lebih terlihat ramah dan lembut, namun ketegasan itu tetaplah millik beliau. oya, beliau itu orang yang selalu haus ilmu dan haus menularkan ilmu. Apapun ilmu yang beliau punya pasti akan di share dengan kita dl2nya. Kerja keras beliau udah ngak diragukan lagi deh. Makanya dia bisa sampai di posisi ini. Buat teman-teman yang mau seperti mak epih, merubah kekurangan menjadi kelebihan yang bisa membawanya ke zona nyaman seperti sekarang ini maka berteman dekatlah dengan perubahan. Gali potensi dirimu, cari tahu dimana kekuatanmu yang bisa membuatmu berbeda dengan orang lain dan yang bisa membawamu berhasil. Dan dari awal, mak epih tuh punya kesadaran tinggi tentang bisnis ini. Dia selalu bilang kepada kami. Tupo (tutup point) itu adalah kewajiban kita, jadi jangan pernah malas atau cari-cari alasan untuk ngak bisa tupo. Rekrut itu juga adalah nafasnya bisnis ini, maka jangan juga cari-cari alasan untuk ngak bisa rekrut. Kalau memang kita menyadari dan faham bisnis ini dengan seutuhnya, maka kita akan tunaikan kewajiban kita dengan sungguh-sungguh dan pastinya dong cari dl terus karena tanpa itu berarti bisnis akan mati (ngak bisa nafas sih bisnisnya). Nah, satu kuncinya. Jangan pernah mengeluh dengan semua kerikil dan batu besar yang kita temui di jalan. Cari jalan keluarnya. Pindahkan batu itu dan bersihkan kerikilnya. Kalau tidak sanggup menganggkat batu penghalang itu sendirian, lakukan bersama tim. Mak, terimakasih atas semua wejangan, motivasi dan tindakan nyatamu. Pencapaian-pencapaianmu membuat aku dan teman-teman lain selalu terbakar untuk bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari. Untuk bisa berguna dan membantu orang-orang di sekeliling kami juga merasakan kesuksesan yang sama seperti dirimu. Mak epih yang karena perjuangannya membantu orang lain untuk sukses di bisnis ini, akhirnya mendulang begitu banyak prestasi. dan karena prestasinya, beliau mendapatkan banyak hadiah. Jalan-jalan gratis ke Hongkong, kemudian lanjut ke Stockholm. Udah mengantongi ticket pula tahun depan ke India. Wah, pokoknya mah jalan2 gratis terus. Belum lagi pundi2 uangnya yang terus bertambah. Berapa mak sekarang? 30 Jutaan perbulan? Mungkin udah lebih ya mak? Semua bukan dilakukan dengan sekejap mata. Bukan pula dengan menjentikkan jari, tapi dengan perjuangan. Itulah sebabnya terasa manis menikmati buah perjuangan itu. Mak, tunggu kami menyusulmu ke zona nyaman yang sama. Support kami terus dan bakar terus kami dengan cerita dan motivasimu. Ingatkan dan tegur kami ketika jalan kami mulai melenceng dengan ketegasanmu. Dan rangkul kami ketika kami terpuruk dengan senyuman dan kelembutanmu sebagai ibu. Go Diamond Nita Pandria Nainggolan