Berawal dari dilema yang kualami sebagai wanita pekerja yang ingin membantu suami mencari nafkah dan memberikan yang terbaik buat pendidikan dan kehidupan anak-anakku. Namun, sebagai seorang lulusan psikologi aku juga tahu bahwa anak-anak tidak hanya membutuhkan sisi finansial saja. Tapi hati kecilku juga tidak bisa berbohong kalau kehidupan keluargaku pun harus ditopang dari segi ekonomi kalau kami ingin bisa membantu orang tua, memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak dan bisa memenuhi kebutuhan hidup di kota metropolitan yang tidak sedikit.
Yang selama 9 tahun berkarir aku lakukan untuk bisa menyeimbangkan semua kebutuhan anak-anak dan keluarga adalah memberikan quality time yang maksimal untuk kedua buah hatiku (saat itu baru dua loh, sekarang udah jadi tiga). Aku tetap mencoba menjadi ibu dan istri yang baik. Ketika malam membacakan cerita kepada kedua buah hatiku (sering cerita tentang kami sendiri selain dongeng-dongen yang sudah terkenal), mengajak mereka jalan di hari libur (dulu mah masih masuk kerja hari sabtu), melakukan kegiatan bersama saat aku libur, pagi kalau anak-anak udah bangun mengajak mereka mengantarkan aku ke parung (he..he..he.. biar bisa ngobrol di angkot dan kasih tahu mereka ada tumbuhan apa aja di sepanjang jalan atau ceirta sesuatu ke mereka), memberikan asi ke mereka (di kantor tuh mompa asi pas memang saatnya, some times curi-curi waktu kerja. untung atasanku pengertian), dan hal-hal lain yang bisa aku maksimalkan.
2 tahun yang lalu, awal berkenalan dengan oriflame bersama d'BCN nya. Dikenalkan oleh bundo niza (tetangga, sahabat dan ibu sahabatnya anakku, eh sekaligus merangkap bu rt juga). Awalnya niatnya cuma mau bantu beliau aja, seorang ibu rumah tangga yang mau maju dan punya penghasilan sendiri. Secara kan dulu waktu kuliah juga udah kenal beberapa m*l*m, namun ngak pernah berhasil mengembangkan jaringannya. Paling pintar jualannya aja (kan turunan padang, jadi ada bakat dagang deh). Begitu masuk, dapat web replika (dibaca dan pelajari) dan staterkit (baca dan pelajari juga). Langsung semangat 45 lihat challange yang diberikan. Pengen banget kejar ke Paris (ingin bisa keluar negeri gratis). Secara kerja di perusahaan Jepang sudah sekian lama mengabdi sebagai HRD yang baik belum pernah dikirim ke Jepang atau negara lainnya (cuma ngurusin orang lain mulu berangkat ke luar negeri)...he..he..he..ngiridotcom judulnya. Sebenarnya ngak baik ya ngiri ama orang lain, tapi emang pengen jalan-jalan keluar negeri gratisan boo....
Mulailah menjalani bisnis dengan modal awal Rp. 39.900 tersebut. Mulai sebar katalog, dapat orderan banyak (senang banget dong). Berarti ilmu dagangnya masih kepake...he..he..he..Terus, mulai rekrut downline dan naik level 3% di bulan pertama. Senangnya, bisa jalani bisnisnya sambil kerja. Tapi belum serius banget soalnya bonusnya cuma sekitar 50 ribuan, jauh dari gaji sebagai manager hrd ....he..he..he..
Lanjut ke bulan-bulan berikutnya...kadang naik level, kadang mentok di level itu dan belum bisa fokus. Eh, ngak lama jalani bisnisnya aku tahu kalau aku hamil anak ketiga (senang banget, tapi sekaligus bingung gimana nanti ninggalin anak 3 di rumah). Belum lagi politik kantor yang saat itu ngak kondusif. Banyak trik2 yang dilakukan untuk mencapai posisi tertentu karena memang sedang restrukturisasi. Nita juga termasuk salah satu yang jadi korban politik. Alhamdulillah, sekarang baru bisa lihat skenario dari Allah dengan semua cobaan pada saat itu. Bersyukur dan berterimakasih kepada orang-orang yang saat itu senang berpolitik yang membuat orang lain untuk diresignkan atau dipaksa resign atau dibuatkan kondisi untuk resign. Karena berkat mereka lah sekarang nita bisa bersama anak-anak tapi punya pendapatan jutaan dan bisa berarti untuk banyak orang. Loh, kok malah curhat...he..he..he..
Lanjut lagi ya ceritanya. Sebenarnya nita senang dengan persahabatan di kantor lamaku. Kebanyakan orangnya baik-baik dan sangat bersahabat. Hanya segelintir orang yang rakus dengan kekuasaaan yang membuat suasana kantor jadi tidak kondusif. Di sana tuh sebenarnya filosofi nya sangat bagus, menempa nita menjadi orang yang disiplin, cekatan, bekerja keras dan smart dan peduli dengan sesama. Banyak nilai-nilai positif yang sampai sekarang masih nita junjung tinggi. Kangen ama teman-teman yang sangat baik yang ada di sana yang selalu berikan motivasi dan support buat nita.
Punya tekad untuk bisa resign setelah anak ketiga lahir karena ngak mungkin juga dong terus kerja sebagai karyawati dengan punya anak 3. akan banyak kendala dan tantangan yang dihadapi. Akan sangat sulit bagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan secara adil. Akan sangat sulit juga untuk bisa maju di kedua peran ini. Akhirnya bertekad untuk lillahi taala. Begitu mendekati melahirkan anak ketiga, sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Membulatkan tekad untuk resign dan mengajarkan semua kewajiban kepada teman-teman di HRD. Alhamdulillah, anak ketiga lahir dengan selamat. Menjalani masa cuti melahirkan 3 bulan sambil terus masih dilema antara resign atau tidak. Suami hanya berkata, "bunda, rezeki di bumi Allah ini sangat luas. Bunda punya kemampuan, jadi yakinlah. Dengan tidak menjadi manager HRD dan fokus ke anak-anak, rezeki akan tetap mengalir." Terus berdialog dengan Allah, minta saran-Nya. Akhirnya sebulan sebelum masa cuti habis, memberanikan diri untuk mengajukan surat resign ke atasan. Alhamdulillah, proses resign berjalan lancar.
waktu resign itu posisi di Oriflame baru mendapatkan penghasilan sekitar 1 jutaan. Ngak papa, masih ada untuk uang jajan anak-anak. Alhamdulillahnya juga, dipinang ama salah satu sahabat untuk membantu perusahaan konsultannya dia sebagai operational manager. Mengatur segala hal yang berkaitan dengan Head Hunter. Ngak perlu tiap hari ke kantor. Maksimal dalam seminggu 3 kali ke kantornya. Dapat gaji dan uang bonus kalau proyek gol. Alhamdulillah, oriflame mulai menanjak naik dan di konsultan juga dapat proyek-proyek yang alhamdulillah kalau dijumlahkan sih pendapatanku jauh di atas gaji sebagai manager HRD. Bersyukur sekali karena Allah memang sangat baik. Skenario-Nya jauh diatas skenario manusia. Bisa menemani anak-anak di rumah, mengantarkan mereka sekolah, bisa kembali ikut pengajian setelah 9 tahun sangat sulit mengatur waktu untuk ikut pengajian bersama, bisa bersosialisasi dengan tetangga, bisa mengajar ilmu psikologi ke guru-guru tk, dan banyak kegiatan bermanfaat lainnya. Selain itu, bisa punya banyak teman dari sabang sampai merauke. Teman dari Oriflame dan juga teman karena menjadi konsultan SDM. Kembali meretas hubungan silaturrahmi dengan teman-teman lama. Senang rasanya menjalani kehidupan baruku. Mendapatkan pemuasan kebutuhan batin, bisa aktualisasi diri, selallu ada di samping anak-anak dan bahkan waktu ayah harus diopname dan operasi by pass aku bisa full ada disamping beliau bersama ketiga buah hatiku. Subhanallah, nikmat yang sangat tidak tergantikan dengan uang puluhan juta sekalipun.
Sekarang, setelah satu tahun resign dari kantor bisnis oriflameku alhamdulillah semakin berkembang. Dari bisnis ini, aku sudah ada di posisi Senior Manager dengan bonus bulan lalu di angka 5,7 juta. Senang sekali rasanya. Bukan semata-mata karena uangnya. Tapi senang karena mempunyai persahabatan yang hakiki dengan banyak sahabat-sahabat baru dari sabang sampai merauke. Senang bisa berbagi ilmu dengan teman-teman tersebut. Dan Alhamdulillah, sebagai konsultan pun nita masih sangat bisa menggunakan ilmu HRD dan psikologi nita. Sekarang nita masih mengejar 3 kali qualifikasi untuk bisa mencapai level Director di Oriflame dan dapat cash award 7 juta. Masih berjuang membawa teman-teman ke level Senior Manager dan ke jenjang-jenjang yang lebih tinggi lagi. Masih berpegangan tangan bersama mereka untuk mengubah dan meraih impian kami. Untuk bisa selalu ada di samping anak-anak kami tapi tetap bisa punya penghasilan.
O ya, senangnya juga karena anakku yang ketiga (Ayesha) ada selalu dalam pengawasanku utnuk pertumbuhan dan perkemnbangannya. Abang dan Uni pun semakin menunjukkan kemajuannya. Semakin bahagia karena bundanya sekarang selalu ada di rumah untuk mereka. Bundalah yang sekarang menyiapkan sarapan pagi mereka. Bundalah yang mempersiapkan baju sekolahnya, mengantarkan mereka ke sekolah, menemani mereka les dan mengajak mereka bermain. Setiap sore sekarang kami berjalan-jalan sore keliling komplek sambil nyuapin ayesha makan. Kadang uni ama abang juga ikut disuapin (manja ya...) sambil main sepeda. Bahkan kemarin uni bisa meraih juara 3 fashion show di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat. Dia bisa tampil maksimal dan percaya diri karena bunda dan ayahnya ada di sampingnya saat dia berlomba.
Semua kebersamaan ini, kebahagiaan ini takkkan pernah bisa terbayar dengan uang puluhan juta sekalipun. Alhamdulillah, semua ini tak lepas dari bimbingan-Nya. Sekarang juga bisa kapan aja mau ke Bandung untuk mengunjungi ayah dan ibuku. Paling tinggal nyesuaian jadwal dengan kegiatan anak-anak di sekolah dan tempat lesnya. Oya, lucunya lagi kalau sekarang nita bawa katalog oriflame untuk diperlihatkan ke teman, saudara atau tetangga, yang paling semangat nawari itu adalah uni Aura. Dia bahkan sekarang sering bilang ke orang-orang ingin kerja di Oriflame kalau nanti sudah besar. Ingin jadi seperti bunda. Senang dan terharu mendengarnya.
Buat teman-teman dan seluruh ibu, bunda, mama dan calon ibu yang ada di mana aja yang ingin seperti nita bisa langsung kontak ke nita. Yuks, kita raih impian itu bersama. Yakin bahwa kita bisa berikan yang terbaik untuk generasi bangsa ini ke depannya dimuali dari anak-anak kita dan lingkungan sekitar kita.
Blog ini adalah tempat atau media bagi teman-teman untuk mencurahkan semua isi hati dan pengalaman hidup selama ini, baik pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain sehingga kita bersama bisa mengambil pelajaran darinya. Tempat ini juga tempat curhat bagi teman-teman yang ingin mendapatkan bantuan mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi. Kami akan membantu sesuai kemampuan kami untuk mencarikan jalan keluar buat teman-teman.